Mawar dan Hujan
Hujan cukup deras mengguyur Malmesbury tadi malam, menyisakan gerimis dan suasana mendung di kota kecil ini. Seorang gadis menatap ke luar lewat jendela kaca yang dihiasi titik-titik air. Lampu meja kristal di kamarnya pun masih menyala meski hari sudah pagi. Setelah hampir tiga puluh menit hanya duduk di ambang jendela, ia lalu bergegas menuruni anak tangga diiringi harmoni suara sepatunya. Rambut panjangnya diikat separuh menggunakan hairclip cantik berbentuk pita. Dengan perpaduan gaun berbahan sifon dan lace ala Edwardian era, gadis anggun itu menuju ke halaman rumahnya. Ia memeriksa satu per satu tanaman yang ada disana dengan saksama. Wajah cemasnya perlahan berubah, ia merasa lega karena mawar-mawar kesayangannya nampak baik-baik saja. "Terimakasih karena tetap tumbuh dengan indah di musim hujan ini," bisiknya pada mawar merah itu.
03/11/19
03/11/19


Komentar
Posting Komentar