NHK WORLD...Sugoi!!!
NHK World TV adalah salah satu
jaringan TV asal Jepang yang selalu saya jadikan sebagai channel favorit untuk
mengobati keinginan saya pergi langsung ke Jepang. Lewat NHK World TV saya bisa
mengetahui berbagai macam hal tentang Jepang, Meski lebih didominasi oleh
program-program yang menonjolkan kekayaan alam dan budaya Jepang, NHK World TV
juga memiliki beberapa program hiburan yang juga keren. Beberapa
program NHK World TV yang tak pernah saya lewatkan diantaranya, Journeys in
Japan, Document 72 Hours, At Home With Venetia in Kyoto, Lunch On, Seasoning
The Seasons, Cool Japan, Trails In Tsukiji, Cycle Around Japan, Kawaii
Intertaional dan J-Melo.
Dengan menonton program-program
tersebut saya pun bisa lebih jauh mengenal Negeri Sakura ini. Di beberapa
postingan sebelumnya, saya juga pernah menulis tentang beberapa alasan kenapa
saya begitu menyukai negara ini, selain karena disana terdapat pohon Sakura,
saya juga sangat menyukai musik dan doramanya. Saya suka beberapa band Jepang
seperti Flumpool, Galileo Galilei, Spyair, dan Weaver. Tapi Flumpool tetap
menjadi juaranya. Sedangkan untuk dorama dan film saya sangat menyukai Taiyo wa
Shizumanai, One Litre of Tears, Kimi ni Todoke Live action dan Orange Live
Action. Selain itu saya juga suka beberapa artisnya seperti Ryuta Yamamura
(vokalis Flumpool), Hideaki Takizawa, Ryo Nishikido, Haruma Miura, Kento
Yamasaki, Mikako Tabe, dan Yui Aragaki. Semakin kesini saya pun semakin
menyukai segala hal tentang Jepang, baik itu tentang kehidupan sehari-harinya,
kekayaan alamnya dan juga budayanya. Menurut saya beberapa program televisi di
NHK World TV tidak hanya menghibur, akan tetapi juga menambah wawasan dan
mengandung pesan-pesan yang sangat bermanfaat. Salah satu program favorit saya
yang memiliki paket lengkap (menghibur, menambah wawasan dan mengandung pesan)
adalah Document 72 Hours. Program dokumenter ini merupakan program yang mengeksplorasi
kehidupan sehari-hari masyarakat di Jepang di sebuah tempat tertentu selama 72
jam.
Program ini dibuat secara alami (yang saya
tahu program ini dibuat tanpa naskah dan TANPA settingan) sehingga mampu
menyentuh hati siapa saja yang menontonnya. Saya saja bahkan sering dibuat
menangis karena terharu melihat beberapa episodenya. Program ini juga sangat
melindungi privasi orang-orang yang terlibat, ketika orang tersebut tidak ingin diketahui identitas pribadinya, maka wajah orang tersebut akan di blur. Hal tersebut tentu
berbeda ya dengan program acara sejenis di negara kita, yang didominasi dengan acara gimmick atau settingan yang justru menampilkan berbagai macam hal yang
tidak patut ditiru. Mungkin untuk program Document 72 Hours dipersiapkan tema-tema
tertentu di setiap episodenya namun bukan merupakan bentuk settingan karena
tema yang diambil sepertinya ditentukan setelah proses shootimg dilakukan,
setiap kejadian yang terjadi memang terlihat sangat mengalir dan apa adanya.
Tentunya kalian juga bisa membedakan program acara yang berkualias dengan
program acara settingan bukan?.
Saya selalu membayangkan jika
negara kita juga punya channel televisi yang khusus menonjolkan kekayaan alam
dan budaya Indonesia dengan kemasan yang baik dan menarik. Karena jika tidak
dikemas dengan apik dan menarik mana mungkin bisa menarik perhatian kalangan mudanya.
Saya pun berdoa agar Indonesia juga punya channel televisi khusus dengan kemasan apik dan
menarik seperti NHK World TV.


Komentar
Posting Komentar