Surat Untuk Nawa
Nawa
apa kabar, sudah lama aku tak menulis surat untukmu, terakhir surat balasan
surat darimu yang kuterima sudah sekitar sebulan yang lalu. Aku tak mau
beralasan, biarlah alasan itu menjadi kesalahanku. Ah Nawa, terima kasih atas
doa-doamu untuk aku, aku pun memanjatkan banyak doa untuk kamu agar segala
impianmu juga diberkahi. Terima kasih
juga atas pendapatmu tentang pertanyaanku, aku selalu senang berbagi pendapat
denganmu. Aku yakin kamu termasuk mahasiswi yang pintar di kampus ya Nawa.
Sore
ini Makassar lagi-lagi diguyur hujan, tepat pukul 17.21, aku sedang
mendengarkan speaker aktif yang berisikan playlist lagu-lagu negeri ginseng,
dari mulai ballad, RnB, rapp, jazz sampai instrumental, kamu sudah tahu kan
Nawa aku amat menyukai negara tersebut. nampaknya sampai menua nanti pun aku
akan selalu menyukai negara ini. aku punya mimpi bisa mengunjungi beberapa
negara favoritku untuk berlibur, seperti Korea Selatan, Jepang, Rusia, Selandia
Baru, Brunei, India dan beberapa negara Skandinavia. Nampaknya akan lebih
menyenangkan jika kita bisa berlibur bersama Nawa. Ber-wefie ria, meng-aploadnya
ke media sosial, dan menambahkan caption yang menarik.
Korea
Selatan dan Jepang adalah dua negara yang kusukai karena disana tumbuh bunga
sakura, bunga yang paling kusukai setelah bunga Mawar. Disana juga tumbuh pohon
maple, pohon yang juga kusukai karena pohon itu mengahsilkan dedaunan yang
selalu berubah warna setiap musimnya. Selebihnya karena aku menyukai musik,
drama, film, budaya tradisional dan teknologi yang ada disana. Korea Selatan
memiliki banyak pekerja seni yang mempunyai fisik yang sangat menawan, ya meskipun hasil operasi mereka tetap punya
kualitas dan karya yang bisa dibanggakan. Kalau tidak salah aku juga pernah
menceritakan kesukaanku pada negaranya Kim Woo Bin ini di surat balasanku
beberapa waktu sebelumnya. Jepang juga tak kalah dengan Korea Selatan,
negaranya Hideaki Takizawa ini juga memiliki pekerja seni yang menawan, dan
salah satunya ya Tackey...hehehe
Kemudian
Rusia, negara ini menarik perhatianku karena memiliki Kremlin, arsitektur nya
sangat bagus menyerupai bangunan di negeri 1001 malam. Ya, meski bangunan tersebut sebuah gereja,
bukan berarti kita tidak boleh kagum pada keunikan arsitekturnya kan?. Rusia
memang memiliki bangunan-bangunan dengan arsitektur yang unik namun mewah. Aku
mengenal Rusia karena lagunya Michael Jackson yang berjudul Stranger in Moscow,
musik dan MV-nya sangat bagus. Kremlin juga ikut diceritakan di lagu ini.
Selandia
Baru, adalah negara yang ingin kunjungi karena disana ada negeri Shire, kamu
pasti tahu kan Nawa negeri itu, salah satu negeri yang terdapat dalam cerita
trilogi Lord of The Ring dan The Hobbit, Shire adalah tempat tinggal para
Hobbit, tempat dengan hamparan rumput yang sangat indah dan tanaman bunga yang
cantik. Shire sengaja dibuat hanya untuk keperluan shooting film epik fantasi
tersebut, ckckck... hebat sekali idenya.
Lalu
Brunei Darussalam, negara ini membuatku tertarik karena di negara ini pajak
dibebaskan, sehingga pendapatan masyarakatnya pun sangat tinggi, di jalan raya
hanya ada mobil-mobil pribadi yang berlalu lalang. Negara ini juga berani menerapkan
syariat Islam di setiap peraturan negara yang berbentuk kerajaan. Mungkin kalau
kita mendapatkan jodoh orang Brunei kita akan dapat paket komplit Nawa, selain
mapan ia juga berakhlak baik, hehehe... meski itu juga tidak 100% menjamin.
India,
tidak jauh berbeda dengan Korea Selatan dan Jepang, aku menyukai musik dan
filmnya, meski India termasuk negara berkembang dan mempunyai tingkat
kriminalitas yang tinggi, tetapi eksistensi perfilman di negara ini sangat
diakui oleh dunia, aku juga suka budaya tradisional negara ini. Sayang,
beberapa film sekarang kurang menampilkan keindahan budaya khasnya, malah lebih
ke barat-baratan.
Terakhir,
negara-negara Skandinavia yang konon merupakan tempat lahir nya para peri.
Kebetulan aku sangat suka cerita-cerita tentang peri Nawa, karena saat kecil
aku sempat percaya adanya peri, ia kecil,
terbang kesana kemari, tinggal di dalam bunga, dan menghibur setiap gadis kecil
yang sedang bersedih. Saat beranjak dewasa aku mulai mengerti kalau peri itu
hanya ada dalam dongeng. Ia diciptakan hanya untuk menghibur anak-anak. Tapi
sampai sekarang aku masih menyukai segala hal tentang peri. Kisah peri ini
muncul dari mitologi Nordik yang berasal dari Eropa Utara yang terdiri dari
negara-negara Skandinavia ini Nawa. Aku juga sangat tertarik dengan mitologi
ini. Karena mitologi Nordik ini juga merupakan sumber inspirasi J.R.R Tolkin untuk membuat buku The Lord of
The Ring, The Hobbit, dan satu buku lagi, tapi aku lupa judul buku terakhirnya.
Dalam film, visualisasi tempat yang
menggambarkan zaman bumi tengah dengan segala macam mitosnya membuatku
terkagum-kagum. Mungkin itu jugalah yang membuat aku tertarik dengan mitiogi
ini. namun kembali lagi, bukan untuk dipercaya, hanya dijadikan ilmu
pengetahuan saja.
Ah
di balasan suratku ini aku sudah banyak cerita yang tak penting ya Nawa, semoga
kamu tak merasa jengkel dengan cerita tak pentingku ini. intinya jika diberi
kesempatan bertemu, mari kita berlibur bersama,mungkin sebelum ke luar negeri
mari kita berlibur di negara kita tercinta dulu, tepatnya di kota Bandung, tempat
semua kenangan masa kecil terangkai menjadi dokumentasi di kepala.
Diara Rainy


Komentar
Posting Komentar